GEOGRAFIS

A. LETAK WILAYAH

Kabupaten Ketapang merupakan kabupaten terluas dibanding 14 kabupaten/kota lain di Provinsi Kalimantan Barat engan luas sebesar 31.588 km2 atau sekitar 21,28 persen dari luas total Provinsi Kalimantan Barat ang memiliki luas sebesar 146.807 km2.

Secara geografis, Kabupaten Ketapang berada pada posisi 0°19’26,51” Lintang Selatan (LS) sampai dengan 3°4’16,59” Lintang Selatan (LS) dan 109°47’ 36,55” Bujur Timur (BT) sampai dengan 111°21’37,36” Bujur Timur (BT), dengan posisi terletak pada bagian paling selatan Provinsi Kalimantan Barat.


B. BATAS WILAYAH

Batas wilayah administratif Kabupaten Ketapang adalah sebagai berikut:

– Sebelah Utara : berbatasan dengan Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sekadau

– Sebelah Selatan : berbatasan dengan Laut Jawa

– Sebelah Barat : berbatasan dengan Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Kayong Utara, dan Selat Karimata

– Sebelah Timur : berbatasan dengan Kabupaten Melawi, Kabupaten Sintang dan Provinsi Kalimantan Tengah. Wilayah Kabupaten Ketapang


C. LUAS WILAYAH

Kabupaten Ketapang merupakan kabupaten terluas dibanding 14 kabupaten/kota lain di Provinsi Kalimantan Barat engan luas sebesar 31.588 km2 atau sekitar 21,28 persen dari luas total Provinsi Kalimantan Barat ang memiliki luas sebesar 146.807 km2.

Wilayah Kabupaten Ketapang terdiri dari 20 Kecamatan, dimana 13 kecamatan berada di daerah perhuluan dan selebihnya merupakan kawasan pesisir, yaitu wilayah kecamatan yang sebagian wilayah desanya berbatasan langsung dengan laut/pantai. Kecamatan terluas di Kabupaten Ketapang adalah Kecamatan Kendawangan dengan luas wilayah sebesar 5.859 Km2 atau sekitar 18,55 persen terhadap total luas wilayah Kabupaten Ketapang, sedangkan kecamatan terkecil di Kabupaten Ketapang adalah Kecamatan Delta Pawan dengan luas sebesar 74 km2 atau sekitar 0,23 persen dari total luas wilayah Kabupaten Ketapang.

Walaupun sebagian kecil wilayah Kabupaten Ketapang merupakan perairan  laut,  akan tetapi Kabupaten Ketapang memiliki sejumlah pulau. Pulau yang ada di  Kabupaten Ketapang berjumlah 45 buah pulau dimana 93,33% pulau tidak berpenghuni dan tersebar di perairan Kecamatan Kendawangan, Matan Hilir Selatan dan Matan Hilir Utara.


D. TOPOGRAFI

Dua kondisi alam di Kabupaten Ketapang yaitu pertama adalah daerah pesisir pantai yang memanjang dari utara ke selatan yang terdiri dari Kecamatan Matan Hilir Utara, Muara Pawan, Delta Pawan, Benua Kayong, Matan Hilir Selatan dan Kendawangan. Kondisi alam di daerah tersebut berupa daratan dan rawa-rawa. Sedangkan daerah yang kedua adalah daerah pedalaman/perhuluan yang terdiri dari kecamatan Simpang Hulu, Simpang Dua, Sungai Laur,Hulu Sungai, Sandai, Nanga Tayap, Tumbang Titi, Sungai Melayu Rayak, Pemahan, Jelai Hulu, Marau, Singkup, Air Upas dan Manis Mata. Umumnya kondisi alam di daerah ini berupa daratan yang berbukit-bukit dan diantaranya sebagian besar masih merupakan hutan lebat dan wilayah perkebunan kelapa sawit, karet  dan pertambangan


E. IKLIM

Temperatur udara rata-rata yang tercatat di Stasiun Meteorologi Rahadi Osman Ketapang pada tahun 2020 (Publikasi BPS, Ketapang Dalam Angka Tahun 2021) adalah sekitar 27,8  derajat C dengan rata-rata penyinaran matahari sepanjang tahun sebesar 59,5 persen. Temperatur tertinggi tercatat terjadi pada bulan Mei yang mencapai 34,9 derajat C dengan temperatur terendah tercatat sebesar 22,0 derajat C yang terjadi pada bulan Juli 2020.

Curah HujanRata-rata curah hujan per bulan di Kabupaten Ketapang pada tahun 2020 mengalami kenaikan dibanding dengan curah hujan tahun sebelumnya dari 227,8 mm pada tahun 2019 menjadi 369,2 mm pada tahun 2020. Hal ini mengindikasikan bahwa pada tahun 2020 lebih sering terjadi hujan dibanding dengan tahun 2019.Pada tahun 2020, tercatat curah hujan terendah terjadi pada bulan Agustus sebesar 99,0 mm dengan hari hujan 9 hari. Sedangkan curah hujan tertinggi terjadi pada bulan November dengan curah hujan mencapai 667,0 mm dengan jumlah hari hujan yaitu 23 hari.