VISI & MISI

A. VISI

Melanjutkan Ketapang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera.

B. MISI

  1. Mewujudkan Pemerintahan yang Handal, Bersih, Terpercaya dan Berwibawa Dalam Pelayanan Publik.
  2. Melanjutkan Peningkatkan Infrastruktur Daerah.
  3. Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Memiliki Daya Saing.
  4. Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa yang Merata dan Berkeadilan.
  5. Memperkokoh Landasan Perekonomian Masyarakat.
  6. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Untuk Kesejahteraan Seluruh Masyarakat Ketapang.

Misi ini merupakan langkah akselerasi untuk Melanjutkan Ketapang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera, untuk mewujudkan visi tersebut akan dilaksanakan melalui 5 (lima) prioritas yakni Panca Karya Ketapang yaitu:

1. Ketapang Nyaman;

2. Ketapang Cerdas;

3. Ketapang Sehat;

4. Ketapang Peduli; dan

5. Ketapang Sejahtera.

Panca Karya Ketapang sebagai penuntun kebijakan pemerintah empat tahun ke depan, sehingga menjadi fondasi pembangunan yang kuat di masa dating untuk Melanjutkan Ketapang Yang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera. Untuk melaksanakan akselerasi tersebut, maka akan diwujudkan melalui rincian program aksi sebagai berikut:

1. Peningkatan Kepemerintahan Yang Handal, Terpercaya dan Berwibawa Oalam Pelayanan Publik

Meningkatnya kemampuan aparatur pemerintah memiliki korelasi yangerat dengan peningkatan pelayanan publik. Direfleksikan dengan peningkatan aparatur pemerintah yang handal untuk memberikan kemudahan dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha secara cepat, sederhana serta secara konsisten perbaikan yang sudah berjalan akan terus ditingkatkan yang akan ditempuh melalui program sebagai berikut :

Reformasi Birokrasi

Reformasi birokrasi dalam rangka meningkatkan akuntabilitas kinerja melalui :

  • Meningkatkan predikat SAKIP melalui evaluasi kinerja perangkat daerah yang optimal.
  • Mempertahankan predikat WTP dalam pelaporan keuangan.
  • Mencari sumber-sumber penerimaan baru dengan mencermati potensi yang ada di daerah serta
  • menginventarisasi objek-objek pendapatan daerah yang dikelola oleh perangkat daerah.
  • Mengoptimalkan fungsi audit, reviuw dan evaluasi kinerja dan keuangan.
  • Meningkatkan predikat Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan cara Optimalisasi seluruh indikator kinerja yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
  • Analisis
  • Reformasi Pendidikan pelatihan ASN serta pengembangan sistem penempatan ASN yang sesuai dengan keperntingan daerah dan nasional.
  • Mengoptimalkan fungsi teknologi informasi sesuai perkembangan revolusi industri 4.0.
  • Mengintegrasikan sistem informasi pembangunan daerah baik dari aspek perencanaan, penganggaran dan pelaporan.
  • Penataan kembali organisasi perangkat daerah yang minim struktur namun kaya fungsi.
  • Mempercepat integrasi pelayanan publik melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
  • Meningkatkan indeks kepuasan masyarakat.
  • Melanjutkan proses usulan calon daerah otonomi baru.
  • Mendorong kerja sama antar daerah baik pada daerah berbatasan, daerah lain serta melalui mekanisme sister city.

Pembinaan Politik dan Wawasan Kebangsaan

Pembina an Politik dan Wawasan Kebangsaan melalui :

  • Penguatan kelembagaan pembinaan bidang politik dan wawasan kebangsaan.
  • Penguatan moral kebangsaan sejak usia dini melalui pendidikan formal dan non formal.
  • Pembinaan politik, LSM, Ormas dan OKP melalui sosialisasi yang rutin dan tepat sasaran.
  • Meningkatkan hak-hak politik dan kebebasan sipil.
  • Meningkatkan partisipasi pemilih dengan memperkuat kesadaran masyarakat sehingga menghasilkan pemilihan umum yang berkualitas.

2. Melanjutkan Peningkatan Pembangunan lnfrastruktur Daerah

Percepatan pembangunan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur dalam rangka mengoptimalkan potensi ekonomi kawasan perkotaan, pedesaan, perbatasan dan pesisir untuk meneruskan jalan bagi terbangunnya fondasi struktur perekonomian yang lebih kuat dan berdaya saing. Melanjutkan peningkatan infrastruktur dasar yang memadai merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara adil dan bijaksana guna mencegah gejolak sosial dan kecemburuan sosial, akan ditempuh melalui program-program sebagai berikut:

Pembangunan Infrastruktur

Pembangunan lnfrastruktur yang berskala prioritas melalui :

  • Meningkatkan ketersediaan jalan dan jembatan dengan skala kebutuhan dan skala prioritas dengan orientasi penumbuhan sentra ekonomi baru.
  • Pembangunan drainase di wilayah perkotaan.
  • Meningkatkan rasio irigasi kondisi baik.
  • Meningkatkan ketersediaan infrastruktur drainase kondisi baik.
  • Meningkatkan jumlah rumah tangga yang mendapatkan akses terhadap air minum melalui SPAM jaringan perpipaan terlindungi terhadap rumah tangga.
  • Meningkatkan jumlah rumah yang memperoleh layanan pengolahan air limbah domestik.
  • Meningkatkan Rumah Tangga pengguna air bersih.
  • Menurunkan Kawasan Kumuh melalui Gerakan 100-0-100 (100% akses air minum, 0% pemukiman Kumuh dan 100% akses sanitasi layak).
  • Meningkatkan Ruang Terbuka Hijau melalui penataan taman kota.
  • Mengembangkan transportasi massal antar wilayah di daerah.
  • Memperluas jaringan pemasangan PJU (Penerangan Jalan Umum.

3. Sumber Daya Manusia Yang Memiliki Daya Saing

Meningkatkan kualitas SOM yang handal merupakan modal dasar pembangunan. Dalam jangka panjang akan membangun kecerdasan masyarakat secara merata akan menjadi aset yang sangat menguntungkan bagi pembangunan daerah. Sedangkan jangka pendek dengan meningkatnya kecerdasan sumberdaya manusia akan meningkatkan kemampuan produktivitas masyarakat. Pembangunan manusia dilakukan secara kohesif dan inklusif sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh komponen masyarakat, yang akan ditempuh melalui program-program sebagai berikut:

Peningkatan Kualitas Pendidikan

Peningkatan kualitas pendidikan yang melalui :

  • Meningkatkan kualitas pendidik melalui perhitungan danpemetaan pendidik dan tenaga kependidikan.
  • Pemerataan kuantitas dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan.
  • Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
  • Meningkatkan partisipasi warga usia pendidikan dasar.
  • Meningkatkan Penduduk yang berusia >15 tahun melek huruf (tidak buta aksara).
  • Menurunkan Angka Putus Sekolah melalui beasiswa pelajar.
  • Meningkatkan partisipasi warga negara usia 7-18tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan.

Peningkatan Derajat Kesehatan

Peningkatan derajat kesehatan melalui :

  • Meningkatkan kualitas tenaga Kesehatan melalui pelatihan dan uji kompetensi.
  • Meningkatkan sarana dan prasarana Kesehatan, termasuk pembangunan rumah sakit pratama.
  • Menurunkan Angka Kematian lbu per 100.000 KelahIran Hidup.
  • Menurunkan Kematian bayi per 1000 Kelahiran Hidup.
  • Meningkatkan Angka Hara pan Hidup.
  • Meningkatkan pelayanan kesehatan ibu hamil.
  • Meningkatkan pelayanan persalinan.
  • Meningkatkan pelayanan kesehatan bayi baru lahir.
  • Meningkatkan pelayanan kesehatan balita sesuai standar.
  • Meningkatkan pelayanan anak usia pendidikan dasar.
  • Skrining penduduk melalui program pelayanan kesehatan masyrakat.
  • Meningkatkan pelayanan penderita hipertensi.
  • Meningkatkan pelayanan penderita DM.
  • Meningkatkan pelayanan ODGJ berat
  • Meningkatkan pelayanan orang terduga TBC.
  • Meningkatkan pelayanan orang dengan resiko terinfeksi HIV
  • Meningkatkan Desa/Kelurahan Universal Child Immunization (UCI).
  • Meningkatkan pelayanan Balita Gizi Buruk/Stunting yang mendapatkan Perawatan/Pelayanan Kesehatan.
  • Meningkatkan penemuan dan penanganan penderita penyakit DBD.

4. Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa Yang Merata dan Berkeadilan

Mengoptimalkan kinerja pembangunan di pedesaan, meningkatkan koordinasi antar-instansi terkait di semua level pemerintahan dalam pembangunan di pedesaan, meningkatkan keterlibatan aparat desa dan masyarakat dalam pembangunan di pedesaan, serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga melalui pengembangan usaha produktif di pedesaan, yang terpadu, berkelanjutan dan ramah lingkungan, akan ditempuh melalui program-program sebagai berikut:

Pemerintahan Desa

Mengoptimalkan tata Ke Iola pemerintahan desa melaui :

• Sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah dengan pembangunan desa.

• Peningkatan kapasitas SDM pemerintah desa dan Sadan Permusyawaratan Desa melalui pendidikan dan pelatihan.

Desa Mandiri

Mengoptimalkan kinerja pembangunan di pedesaan melalui :

• Meningkatkan jumlah Desa Mandiri melalui pemenuhan indikator desa mandiri.

• Memperbaiki pelayanan desa bagi warga desa.

• Mengembangkan ekonomi produktif dan industri pedesaan melalui BUM DES mandiri dan BUMDES Bersama serta UMKM di desa.

Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan masyarakat melalui :

Menguatkan perencanaan dan penganggaran responsive gender.

• Memfasilitasi peran perempuan/lbu dalam penguatan ekonomi keluarga.

• Meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan dan tindakan diskriminatif.

Meningkatan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

• Meningkatan penduduk yang menjadi peserta BPJS.

• Memberikan program bantuan sosial kepada masyarakat.

• Memberikan program bantuan haji/umroh kepada guru ngaji, tokoh masyarakat, tokoh agama.

• Memberikan program bantuan kepada Penyandang Masalah Kesejahteran Sosial (PMKS).

• Meningkatkan rasio pekerja dan relawan sosial.

• Membangun rumah singgah sesuai standar jumlah penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar dan gepeng.

• Mengoptimalkan program reunifikasi bagi penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar dan gepeng.

Kepemudaan

Mengembangkan potensi kepemudaan melalui :

• Meningkatkan partisipasi pemuda dalam kegiatan ekonomi mandiri.

• Meningkatkan partisipasi pemuda dalam organisasi kepemudaan dan organisasi sosial kemasyarakatan.

• Penyediaan, pengembangan dan pemeliharaan sarana prasarana olahraga.

• Penyelenggaraan kegiatan olahraga berskala provinsi dan nasional.

• Memberikan penghargaan terhadap pemuda dan organisasi pemuda yang berjasa atau yang berprestasi.

• Penyelenggaraan kegiatan kepramukaan tingkat daerah.

5. Memperkokoh Landasan Perekonomian Masyarakat

Meningkatkan nilai tambah sumberdaya lokal secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pendapatan masyarakat, memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha, akan ditempuh dengan program-program sebagai berikut:

Pembangunan Perekonomian

Pembangunan perkonomian melalui :

• Pendataan dan validasi data masyarakat miskin.

• Mengoptimalkan program pemberdayaan dan peningkatan keluarga Sejahtera.

• Mengoptimalkan pendataan penduduk usia kerja berdasarkan klaster kompetensi.

• Menyusun rencana tenaga kerja makro dan mikro.

• Melaksanakan Pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja berdasarkan klaster komptensi.

• Menyediakan informasi pasar kerja/job fair

• Melakukan penempatan tenaga kerja melalui mekanisme layanan antar kerja.

• Meningkatkan produktivitas tenaga kerja melalui peningkatan kapasitas daya saing wirausaha pemula.

• Meningkatkan ketersediaan cadangan pangan melalui penyediaan infrastruktur dan seluruh Pendukung kemandirian pangan.

• Meningkatkan kontribusi di sektor Perikanan, Perindustrian, Perdagangan, Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Pariwisata terhadap PDRB.

• Menyediakan prasarana Zona Kreatif sebagai ruang berekspresi, berpromosi dan berinteraksi.

Melaksanakan program promosi penanaman modal serta menyediakan peta potensi dan peluang usaha.

• Mempercepat pengembangan sektor pariwisata melalui penetapan, perencanaan destinasi pariwisata.

• Melaksanakan even kreatif dan pariwisata berskala provinsi dan nasional.

• Pengembangan kawasan strategis cepat tumbuh.

6. Pengelolaan Dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Untuk Kesejahteraan Seluruh Masyarakat Kabupaten Ketapang

Pengelolaan dan pemanfaatan Sumber Daya Alam secara optimal, rasional dan efisien dengan memperhatikan seluruh fungsi dan manfaat secara berimbang, akan ditempuh melalui program-program sebagai berikut :

Indeks Kualitas lingkungan Hidup

Meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup melalui :

• Meningkatkan kualitas dan kuantitas pemanfaatan Sumber Daya Alam dan penataan ruang yang asri dan berkelanjutan.

• Optimalisasi pengelolaan sampah melalui pembangunan TPA baru.  • Mendorong program daur ulang sampah.

• Pencegahan dan penanganan pencemaran lingkungan.

• Rehabilitasi, restorasi dan recovery wilayah yang terdampak pencemaran lingkungan.